GSM (Global System For Mobil Communication )
Global System For Mobil
Communication atau bisa juga dikenal dengan GSM adalah suatu sistem standar
teknologi untuk komunikasi seluler yang bersifat digital.Sistem Ini merupakan
sistem jaringan yang banyak digunakan
dan diterapkan dalam komunikasi bergerak seperti telepon genggam.Tidak hanya
itu, jaringan ini juga sangat populer di dunia dimana penggunanya mencapai 1
milyar atau kurang lebih 200 negara di dunia sudah menggunakannya.
Teknologi ini menggunakan gelombang
mikro dan untuk pembagian sinyal dibagi berdasarkan waktu, dan sinyal informasi
akan sampai pada sampai tujuan.Sistem yang menggunakan jaringan seluler
berbasis di sekitar stasiun siaran atau
teknologi satelit yang terhubung ke sinyal dari orbit, maka merupakan bagian
dari jaringan sistem.Dimana, telepon yang menggunakan sistem ini akan di
lengkapi dengan SIM (Subscriber Identity Module) card , sedangkan pengguna CDMA
(Code Division Multiple Access) tidak memakainya.Juga, GSM membuat roaming
internasional sangat umum dengan “Persetujuan Roaming” antar operator ponsel.Dalam
persinyalan dan chanel pembicaraan dalam digital, GSM sangat berbeda dengan
yang lain.
Sejarah GSM
GSM diciptakan karena adanya
perbedaan teknologi seluler sistem analog dan tidak kompatibel satu sama lainnya
di Eropa.Untuk negara Jerman dan Portugal menggunkan sistem C-NET yang
dikembangkan oleh Siemens, Perancis dengan sistem RC-2000, Belanda dan
Skandinavia yang menggunakan sistem NMT yang dikembangkan oleh ERICSON, DAN
Inggri dengan sistem TACSny.Perbedaan inilah, membuat tidak adanya
kompatibilitas satu dengan yang lain, dimana masyarakat Eropa yang sering
berpergian dan dan berada di negara lain untuk wisata maupun bisnis.Juga,
adanya rencana terbentuk European Communicity dengan tujuan proses komunikasi
mereka dapat berlanjut.
Pengembangan terus berlanjut, namun
hanya bersifat nasional.Sistem ini yang memiliki harga yang mahal karena
orientasi yang berbeda dari pengelola, sehingga sistem ini hanya bisa digunakan
oleh yang mampu membeli sistem ini.Selanjutnya, timbulah ide untuk membuat
sistem baru dan dapat digunakan oleh semua orang.Pada tahun 1892 European
Conference of Postal and Telecommunications Administrations membentuk Groupe
Special Mobile (GSM) untuk mengembangkan standar sistem telepon selular yang
dapat digunakan di seluruh Eropa. Pada tahun 1987, sebuah nota kesepahaman
(MOU) ditandatangani oleh 13 negara untuk mengembangkan sebuah sistem telepon
seluler yang dapat digunakan secara umum di seluruh Eropa. Pada tahun 1989,
tanggung jawab GSM dipindahkan ke European Telecommunications Standards
Institute (ETSI) dan fase I dari spesifikasi GSM Global System for Mobile
Communications diterbitkan pada tahun 1990.Melalui pengkajian yang sangat
mendalam, akhirnya ETSI (European Telecommunication Standard Institute) dapat
menerima GSM sebagai standar Eropa.
Pada pertengahan tahun 1991, jaringan GSM muncul untuk pertama kalinya, dimana salah satu pelopornya adalah Deutsche Bundespost melalui anak perusahaannya Detecom siap untuk mengoperasikan GSM pada 1 Juli 1991, yang dikenal dengan nama D1 Network.Diperkirakan dengan munculnya standarisasi GSM, sistem lain yang beroperasi di Eropa perlahan-lahan hilang. Ini berarti hilangnya sebagian besar pasar sistem non GSM. Hal tersebut mempengaruhi minat industri untuk mengembangkan teknologi sistem lama yang ada (CNET, RC 2000, NMT, TACS).Namun, kenyataannya banyak terjadi hambatan dalam penerapan GSM, sehingga target operasional GSM tidak terpenuhi. Walaupun semua infrastruktur telah siap sejak pertengahan 1991, namun realisasi pengoperasian secara komersil baru dapat dimulai kuartal terakhir 1992.
Arsitektur Jaringan GSM
Elemen-elemen yang terdapat dalam arsitektur
jaringan GSM terbagi atas 4 jenis yaitu :
1. Mobile stasion (MS) yaitu perangkat
yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan.Perangkat ini juga
terdiri atas :
·
ME
(Mobile Equipment) atau handset, adalah perangkat GSM yang berada di sisi
pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal
(transceiver) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.
·
SIM
(Subcriber Identity Module), adalah kartu yang berisi seluruh informasi
pelanggan dan beberapa informasi pelayanan.Di dalam kartu ini berisi info atau
data yang tersimpan yaitu IMMSI (International Mobile Subscriber Identity)
sebagai penomoran pelanggan dan MSISDN (Mobile Subscriber ISDN) sebagai nomor
yang merupakan nomor panggil pelanggan.
2.
Base
Station Sub-system (BSS)
Perangkat ini terdiri atas :
·
BTS
Base Transceiver Station, adala perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan
MS.Peragkat ini berfungsi sebagai pengirim sinyal.
·
BSC
Base Station Controller, perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang berada di
bawahnya.Perangkat ini berfungsi sebagai penghubung BTS dan MSC
3.
Network
Sub-system (NSS)
Perangkat ini terdiri atas :
·
Mobile
Switching Center atau MSC, adalah sebuah network element central dalam sebuah
jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, di mana MSC berperan
sebagai interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar seluler maupun dengan
jaringan kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.
·
Home
Location Register atau HLR, berfungsi sebagai sebuah database untuk menyimpan
semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.
·
Visitor
Location Register atau VLR, berfungsi untuk menyimpan data dan informasi
pelanggan.
·
Authentication
Center atau AuC, berfungsi sebagai penyimpan semua data yang dibutuhkan untuk
memeriksa keabsahaan pelanggan. Sehingga pembicaraan pelanggan yang tidak sah
dapat dihindarkan.
· Equipment Identity Registration atau EIR, yang memuat data-data pelanggan.
4. Operation and Support System (OSS), yaitu sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configuration management, performance management dan inventory management.
Fungsi GSM
Fungsi utama dari GSM yaitu memberikan fasilitas akses yang lebih mudah pada platform seluler dan satelit di seluruh jalur internasional menggunakan teknologi digital, baik melalui suara ataupun saluran data dalam sistem.Saluran ini juga dapat digunakan pada jaringan generasi kedua (2G), ketiga (3G), hingga jaringan yang lebih tinggi untuk menawarkan layanan yang memuaskan kepada pengguna.Dimana, melalui teknologi ini, pengguna dapat bertukar informasi data dengan kecepatan tinggi melalui satelit dan Menara seluruh jaringan di perusahaan.
Jaringan GSM juga memiliki peran
penting dalam membangun akses di seluruh dunia yaitu
1. Sebagai pembantu dalam membangun
teknologi pesan teks selama tahun 1990-an
2. Sabagai pembantu dalam layanan telepon darurat, yaitu dengan menggunakan satu-satu-dua (112). Telepon ini mengarahkan lalu lintas telepon global untuk responden darurat di dekat pengguna.
Kelebihan dan kekurangan GSM
Berikut ini kelebihan GSM yaitu :
·
Memiliki
kualitas suara yang jelas serta jernih pada saat terjadi sebuah koneksi
·
Sinyal
yang lebih stabil dan kuat
·
Memiliki
jaringan yang lebih luas di Indonesia
· Tersedia banyak pilihan provider di Indonesia
Kekurangan GSM, yaitu :
·
Memiliki
tarif yang cenderung lebih mahal
·
Sistem
informasi yang mudah bocor
·
Terdapat
kode dan digunakan secara bergantian
·
Informasi
mudah diketahui atau disadap oleh pihak lain yang tidak semestinya.
Sumber :
https://kwikkiangie.ac.id/home/2021/07/21/istilah-dalam-dunia-it/
https://id.wikipedia.org/wiki/Global_System_for_Mobile_Communications
https://kolonginfo.com/teknologi-gsm-global-system-mobile-communications-sejarah/
https://budisma.net/teknologi/pengertian-dan-fungsi-jaringan-gsm.html
Komentar
Posting Komentar