Implementasi ITIL: Standar Internasional Manajemen Pelayanan Teknologi Informasi
Pada konteks ini, secara prinsip ada lima tahapan atau proses utama yang harus diperhatikan secara sungguh-sungguh dalam memastikan terjadinya pelayanan berbasis teknologi informasi yang handal juga implementasinya sebagai berikut:
1.
Service Strategy
artinya tahapan yang membuktikan bahwa setiap organisasi harus memiliki strategi
yang dijadikan sebagai panduan bagi setiap aktivitas”services” yang ada di
dalam organisasi.Dimana, dalam pelaksanaanya memiliki mekanisme yang dianut
untuk memberikan layanan yang baik.
Berikut ini proses-proses yang dicakup dalam service strategy, yaitu :
v Strategy
management for IT service, yaitu sebuah kegiatan atau ancangan yang disepakati oleh
segenap pemimpin utama perusahaan dalam menyelenggarakan manajemen layanan
teknologi informasi.Strategi ini berkaitan dengan prinsip dasar, mekanisme, pendekatan,
dan cara perusahaan dalam mengolah segenap sumber daya teknologi informasi yang
dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan pelaksana yang berada di dalam dan luar
perusahaan.
v Service
portofolio Management, yaitu menggambarkan berenkaneka ragam jenis pelayanan
teknologi informasi yang dikelompokkan berdasarkan karekteristiknya (taksonomi
portofolio).Proses ini sangat berguna dan perlu diperhatikan karena setiap
perusahaan memiliki kebutuhan layanan yang berbeda-beda.
v Financial
Management for IT Services, yaitu suatu pertimbangan yang harus diputuskan
terkait dengan komitmen, alokasi dan ketersediaan dana untuk menjalankan keseluruhan proses yang telah
didefinisikan oleh perusahaan.
v Demand
Management, yaitu suatu proses yang bertujuan untuk menangkap, medefinisikan,
menganalisa dan menentukan kebutuhan pengguna akan layanan teknologi informasi
v Business
Reationship Mangement, yaitu proses pelayang teknologi informasi yang
melibatkan banyak mitra dan stakeholder.Hubungan relasi bisnis harus dijaga
dengan baikdan dilakukan dalam skema Kerjasama.
Impelementasi :
Zalora.co.id adalah perusahaan
Indonesia yang bergerak di bidang e-commerce.Zalora ini menggunakan situs web
belanja yang menyediakan kebutuhan mode pakaian baik baju, sepatu, tas dan
aksesoris, yang terdiri dari produk berbagai merek, baik local maupun
internasional.Zalora sendiri merupakan perusahaan dari grup asia, sehingga
memiliki cabang di berbagai negara di asia seperti Singapura, Malaisya,
Vietnam, Taiwan, Thailaind, dan Filiphina.
Pada umumnya, Zalora.co id ini sama
dengan belanja online lainnya, Zalora.co.id ini memiliki banyak koleksi lebih
dari 500 merek local dan internasional, yang membuat para pengguna atau
pelanggan dapat memilih dan membeli beragam mode pakaian.Tidak hanya itu,
Zalora.co.id ini juga memberikan pengiriman barang agar barang sampai ke
konsumen.
Berdasarkan, tahapan diatas service strategy untuk Zalora.co.id
adalah berbelanja secara online, untuk memilih barang atau produk yang
diinginkan, lalu akan melanjutkan pembayaran secara online dengan cara mentransfer
uangnya.Setelah barang dikonfirmasi, produk akan dikirim ke rumah
konsumen.Sehingga, Zalora menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah
usahanya dan mempermudah pemakainya mengakses melaluinya gadgetnya
masing-masing.
2.
Service Design
artinya tahapan yang menunjukkan bagaimana merancang ekosistem (infrastruktur)
teknologi informasi untuk memenuhi atau melayani kepentingan para
pelaksana.Proses ini diharapkan untuk terciptanya suatu lingkungan yang
kondusif bagi divisi teknologi informasi dalam memberikan layanan prima ke
segenap individu, kelompok dan unit/ divisi pengguna pada organisasi.Pada
prinsipnya, terdapat 8 proses yang harus diperhatikan dan dikerjakan secara
sungguh-sungguh dalam postur layanan teknologi informasi, sebagai berikut :
v Design
Coordination, yaitu proses koordinasi dan interaksi antara seluruh stakeholder
yang bertugas melakukan rancangan terkait dengan ekosistem atau lingkungan
layanan teknologi informasi. Dimana, proses ini memiliki keselarasan dan
pahaman yang sama untuk menuju satu tujuan dan misi layanan.
v Service
Catalogue Maagement, yaitu serangkaian proses yang berfungsi mengolah daftar
layananan teknologi informasiyang tersedia dalam perusahaan.Daftar yang
dibutuhkan seperti komunikasi kepada pelanggan atau
pengguna, dasar alokasi anggaran bagi divisi keuangan, panduan rekrutmen
karyawan bagi unit sumber daya manusia, dan lain sebagainya.
v Service
Level Management, yaitu proses mendefiniskan, menyampaikan menyampaikan,
memastikan dan mengevaluasi target kualitas masing-masing layanan teknologi
informasi yang ada di dalam perusahaan.Dengan proses ini, kebutuhan bisnis
dapat terpenuhi dan tercapai dengan baik, juga mencegah potensi gangguan yang
dapat terjadi.
v Availability
Management, yaitu proses pengelolaan oleh stakeholder yang berfungsi untuk
memastikan adanya ketersediaan layanan teknologi informasi.Pada proses ini,
lebih berfokus pada tingkat ketersediaan layanan yang dimaksud.
v Capacity
Management, yaitu proses yang memastikan bahwa rancangan layanan teknologi
informasi yang dibangung telah memperhatikan kemungkinan perkembangan di
kemudian hari, sehingga teknologi informasi harus disiapkan dalam
mengantisipasi kemungkinan terjadinya ini.
v IT
Service Continuity Management, yaitu proses yang berfungsi untuk memastikan
adanya layanan teknologi informasi yang kontinyu untuk mencegah terjadinya gangguan
operasional pada bisnis, dimana akan berdampak lansung kepada pelanggan yang
dilayani.
v Information
Security Management, yaitu suatu proses yang mengatur dan menjaga asset
perusahaan yang penting seperti data dan informasi.Data dan informasi ini harus
dilindungi dan diproteksi karena berisi seluruh kinerja usaha, daftar
pelanggan, rekam jejak transaksi, data marketing, dan lain-lain yang berada
dalam sebuah “gudang informasi”.
v Supplier
Management, yaitu proses yang memastikan nilai maksimum dari uang yang
dibayarkan organisasi kepada pemasoknya.Sehingga, membangun hubungan, mengelola
persyaratan, dan berkomunikasi dengan pemasok sangat penting untuk kelencaran
organisasi.
Implementasi :
Untuk tahap ini, Zalora.co.id menggunakan teknologi
informasi berbasis web dan aplikasi, dan UI nya yang mudah untuk para pengguna
atau konsumen.Melalui ini kita dapat memilih produk sesuai kategorinya, harga,
hingga daerah terdekat untuk pengiriman barangnya.Tidak hanya itu, design ini memiliki fitur chat untuk berkomunikasi dengan
penjual terkait barang.Juga, fitur pembayaran online dengan cara e-banking, hingga
ada pengiriman barang secara online.Zalora juga menyediakan ikon wishlist,
yaitu agar user lebih mudah menemukan barang yang sebelumnya sudah diinginkan
dan ikon jalan pintas keranjang belanja agar user langsung menemukan
barang-barang yang sudah di pesan namun belum melakukan pembayaran.Untuk uang
yang sudah di transfer, tapi barang atau produk belum sampai ditujuan, jangan
khawatir, karena Zalora.co.id menyediakan fitur estimasi waktu kedatangan produk yang dipesan.Tidak
hanya itu, Zalora.co.id juga menerima menyediakan layanan retur jika terjadi
ketidaksesuaian dan menyediakan layanan refund (pengembalian dana) ongkos kirim
kepada konsumen.
3.
Service Transition
artinya tahapan yang menggambarkan bagaimana organsisasi mengalami perubahan
rancangan lingkungan pelayanan yang diinginkan.Sehingga, dalam tahap ini harus
dijaga dan dikerjakan secara sungguh-sungguh agar konsep rancangan layanan
teknologi informasi ini dapat diterapkan ke dalam kegiatan operasional
sehari-hari.Berikut ini proses-proses yang dicakup dalam service transition,
yaitu :
v Transition
Planning and Support, yaitu proses perencangan yang jelas, detail dan lugas
untuk mengelola transisis yang akan dilakukan, mulai dari kondisi terkini
hingga kondisi yang diinginkan.
v Change
Management, yaitu proses lanjutan dari proses sebelumnya.Dalam proses ini
kejelasan visi, ketersediaan sumber daya, skema insentif, pengembangan
peta pandu (roadmap), maupun dukungan pemangku kepentingan akan dikelola dengan
sebaik-baiknya. Sehingga proses ini sangat berkaitan dalam mengelola
perusahaan.
v Service
Asset and Configuration Management, yaitu proses memberikan pandangan bahwa
setiap model layanan membutuhkan sumber daya dan aset teknologi informasi yang
berbeda-beda, sehingga harus ada manajemen konfigurasi yang tepat agar
pemanfaatan sumber daya dan aset yang dimiliki dapat optimal.
v Realase
and Deployment Management, yaitu proses peluncuran layanan teknologi informasi
yang dibutuhkan.Proses ini merupakan inti dari pengelolaan, untuk itu, perlu
dikelola sistemnya seiring berkembangnya sebuah produk, karakter dan produk
layanannya.
v Service
Validation and Testing, yaitu suatu proses yang memastikan atau memvalidasi
mutu dari suatu layanan.Proses ini melibatkan banyak pihak, seperti ahli,
pelanggan, manajemen, karyawan, pengembang layanan, vendor, dan lain
sebagainya.
v Change
Evaluation, yaitu suatu proses yang mengevaluasi atau menilai perubahan yang berkaitan
dengan konteks efektivitas layanan teknologi informasi yang telah
diimplementasikan perusahaan.Perubahan ini digunakan untuk memastikan layanan
yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan, dan proses
pelaksanaannya yang efisiensi dan optimalisasi.
v Knowledge
Management, yaitu proses merekam, menyimpan, dan mengelola pengetahuan kolektif
yang dimiliki perusahaan untuk pembelajaran di kemudian hari.Proses ini sangat
membantu perusahaan untuk belajar dari kesalahan sebelumnya.
Implementasi :
Berdasarkan tahap diatas, kita
dapat mengetahui jika Zalora.co.id
merupakan perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce, sehingga memiliki
keinganan untuk dapat menjadi portal media perdagangan online terbesar dan
terpercaya di Indonesia.Untuk melakukan pencapaian ini, Zalora,co.id akan
bersaing dengan para kompotitornya, dan membangun kepercayaan dengan
konsumennya.Membangun kepercayaan sangat penting antara penjual dan pembeli,
karena perubahan sistem belanja secara lansung ke belanja secara online.
4.
Service Operation, artinya
tahapan yang menjelaskan secara detail mengenai inti dari rangkaian proses manajemen
yaitu pengelolaan pelayanan itu sendiri pada tahap operasionalnya.Pada tahap
inilah para pelanggan internal dan eksternal akan mendapatkan manfaat dari
keberadaan teknologi informasi dan komunikasi.Pada tahap ini memiliki lima
proses dan 4 fungsi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Berikut ini 5 proses yang harus dilakukan, yaitu :
v Event
Management, yaitu proses yang menggambarkan satuan terkecil
dari suatu layanan kebutuhan perusahaan terhadap teknologi informasi.Dalam
proses ini, harus ada pengelolaan “event” baik bersifat ad-hoc/project ataupun
rutin, untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
v Incident
Management, yaitu proses yang berkaitan dengan tata cara penanganan
insiden yang dapat terjadi di tengah-tengah
operasional bisnis perusahaan.Proses ini dapat mencegah risiko
kerusakan yang tidak diinginkan perusahaan.
v Request
Fulfillment, yaitu proses yang berkaitan dengan pemenuhan permintaan
pengguna terhadap layanan teknologi informasi. Banyaknya jenis
permintaan, mulai yang bersifat kursial yaitu kritikal atau “emergency” hingga
sifatnya yang tidak prioritas, maka dibutuhkan mekanisme yang efektif dalam
memenuhi kebutuhan tersebut.
v Problem
Management, yaitu proses yang berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam
menangani berbagai isu atau masalah terkait layanan teknologi informasi, baik
masalah bersifat teknis, administrative, maupun operasional, sehingga dalam mengatasinya
diperlukan cara cepat, akurat dan efektif.
v Access
Management, yaitu proses yang memastikan setiap individu, kelompok, dan unit
perusahaan dapat mengakses data dan informasi secara aman sesuai hak/wewenang
aksesnya.Untuk itu, perlu menggunakan pengamanan yang tinggi agar pihak luar
tidak mudah mengaksesnya.
Selanjutnya, 4 fungsi atau aspek Kelola yang harus
dibangun dalam perimeter perusahaan yaitu :
·
Service Desk Function adalah
suatu fungsi organisasi yang bertugas menerima
keluhan, masukan, laporan, permohonan bantuan, pertanyaan, dan layanan lainnya
terkait dengan penerapan teknologi informasi, dan siap
bertugas selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
·
Technical Management Function
adalah suatu fungsi organisasi yang bertugas memastikan
berbagai hal teknis terkait dengan operasional teknologi informasi dan
komunikasi berjalan dengan lancar, termasuk memperbaiki dan menangani berbagai
problem lapangan (teknis) yang terjadi.
·
IT Operation Managemnet Function adalah suatu fungsi organisasi yang bertanggung
jawab terhadap kelancaran kegiatan layanan teknologi informasi sehari-hari.
·
Application Management Function - suatu
fungsi organisasi yang bertugas mengelola aset
aplikasi dan software agar selalu berfungsi seharusnya sebagaimana diinginkan.
Impelementasi :
Pada tahapan diatas menjelaskan tentang sistem operasi dari perusahaan. sistem penjualan yang diterapkan oleh Zalora.co.id adalah B2C (Business to Customer) dimana target penjualan mereka adalah individu. Sistem penjualan pada Zalora.co.id yakni ingin memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelian secara fisik aktivitas penjualan ini berada dibawah tanggung jawab General Manager Marketing atau pemasaran. Zalora.co.id berfokus kepada penjualan produk seperti pakaian,sepatu, tas, aksesoris, perlengkapan olahraga, bahkan produk kecantikan.Zalora.co.id menawarkan produk-produk dari berbagai merek terkemuka baik lokal maupun internasional.Sedangkan, untuk sistem pembelian, Zalora yang berbasis online, sehingga para konsumen dapat mengaksesnya melalui website https://www.zalora.co.id/about/ ataupun mendownload aplikasinya di playstore atau Appstore.Para konsumen akan diajak untuk mendaftarkan akun agar lebih mudah untuk berinteraksi dengan si penjual.Setelah itu, konsumen dapat memilih barang atau produk sesuai dengan kategori yang ada.Jika, menginkan barang tersebut, para konsumen akan melanjutkan proses selanjutnya yaitu pembayaran dan pengiriman barang.Sebelum pembayaran, pembeli akan diajak untuk melengkapi data-data seperti nama, alamat dan no hp untuk pengirimannya.Pembayaran saat ini berbasis online sehingga dapat menggunakan e-banking, dan untuk pengiriman barang, kita dapat memasukkan alamat tujuan dan memilih layanan pengiriman.Barang pun sampai tujuan hanya menggunakan gadgetmasing-masing.Kegiatan belanja online ini memiliki manfaat, salah satunya menghemat waktu dan aksesnya yang cepat.
5. Continual Service Improvement, artinya tahapan yang memastikan
perusahaan senantiasa meningkatkan kinerja layanan teknologi informasinya dari
masa ke masa.Tahapan ini memiliki makna bahwa organisasi selalu siap menghadapi
berbagai perubahan global.Tahapan ini memiliki tujuh langkah yang dilakukan
dalam melakukan perbaikan pelayanan, sebagai berikut :
v Mendeskripsikan indikator yang harus
diukur
v Menentukan yang bisa diukur
v Mengumpulkan data
v Memproses data
v Menganalisa data
v Menyajikan dan menggunakan informasi
v Melaksanakan aksi perbaikan
Implementasi :
Sesuai dengan tahapan diatas yang berkaiatan dengan data dan
informasi maka perusahaan harus memastikan keamanan belanja secara online.Belanja
secara online, akan mendapatkan informasi atau data pribadi dari konsumen.Untuk
itu, perusahaan harus menjaga data dan informasi ini dengan pengamanan yang
tinggi.Sehingga, perlu menjaga kepercayaan antara konsumen dan penjual agar
proses belanja dapat berjalan dengan lancar dan sukses.Tidak hanya itu, melalui
tahapan ini, kita akan dapat mengetahui produk yang sangat diminati oleh
konsumen, jadi sebagai penjual kita dapat menawarkan barang yang serupa namun
merek dagang yang berbeda melalui promo atau event.
Sumber :
https://www.medius.com/glossary/what-is-supplier-management/
http://eprints.undip.ac.id/75643/3/BAB_II.pdf
https://medium.com/@uxzlr11/analisis-ui-pada-aplikasi-zalora-mobile-55619bccd04c
https://www.zalora.co.id/about/



Komentar
Posting Komentar