Ilmu Budaya Dasar
Penderitaan berasal dari kata derita.Kata derita ini berasal dari Bahasa sangsekerta yaitu “dhra” yang artinya menahan atau menanggung.Derita adalah menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak meyenangkan.Penderitaan pun terbagi 2 yaitu :
- Penderitaan fisik, yaitu sesuatu penderitaan yang terjadi di dalam diri seseorang seperti tubuh, yang dapat diobati dengan bantuan medis untuk mengurangi dan menyembuhkannya.
- Penderitaan psikis, yaitu sesuatu penderitaan yang terjadi didalam pikiran dimana dalam penyembuhannya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya.
Salah satu contoh penderitaan yang terjadi pada usia remaja adalah pernikahan dini.Beberapa daerah maupun negara masih ditemui pemaksaan pernikahan dini.Ini merupakan sebuah penderitaan, karena masa remaja itu adalah masa produktif, berkembang, belajar dan bermain tetap mereka harus mengurus keluarga dan anak di masa remajanya.Tidak hanya itu contoh lain pendritaan adalah sakit, gagal mecapai impian, kelaparan, tidak mendapat kasih saying dan lain sebagainya.
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, atau dapat juga siksaan jiwa atau rohani.Penyiksaan adalah segala Tindakan yang menyebabkan penderitaan baik secara fisik maupun psikologis, yang dilakukan dengan sengaja dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik.Siksaan merupakan perbuatan yang tidak terpuji karena dapat menyebabkan kesengsaraan dan penderitaan terhdap orang yang lemah.
Phobia adalah rasa takut berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya tidak membahayakan.Ketakutan ini dapat timbul jika mengalami sesuatu tertentu, berada situasi tempat atau saat melihat hewan, benda dan lain sebagainya.Penyakit ini termasuk gangguan kecemasan.Beberapa phobia ini ada yang tidak diketahui penyebabnya dan ada juga yang diketahui penyebabnya melalui suatu perlakuan atau Tindakan yang menimbulkan rasa takut dalam diri seseorang.Contohnya adalah Thalassophobia.Ini adalah rasa takut yang berlebihan terhadap laut dan Samudra.
Di dalam siksaan psikis terdapat tiga bentuk, yaitu:
• Kebimbangan, adalah tidak mampu menentukan pilihan yang akan dipilih.
• Kesepian, adalah rasa sepi yang dialami pada diri sendiri meskipun berada di lingkungan yang ramai.
• Ketakutan, adalah sesuatu yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan siksaan batin.Ketakutan yang berlebihan bisa menyebabkan phobia.Ketakutan hanya bersifat sementara sedangkan phobia bersifat lama.
Seseorang mengalami ketakutan Ketika ia merasa tidak nyaman dengan suatu keadaan dan menimbulkan batin tersiksa.Beberapa sebab seseorang merasa ketakukan yaitu:
1. Claustrophobia, yaitu rasa takut terhadap ruangan tertutup, seperti tidak suka jika berada di dalam gua.
2. Agoraphobia, yaitu rasa takut terhadap ruangan terbuka, seperti tidak suka jika berada di lapangan terbuka.
3. Gamang, yaitu ketakutan yang terjadi bila di tempat yang tinggi, contoh seseorang yang takut melewati jembatan sempit dan di bawahnya ada air sungai mengalir.
4. Kegelapan, yaitu rasa takut jika berada di tempat gelap, contoh Ketika tidur akan menyalakan lampu karena tidak bisa jika lampu dimatikan.
5. Kesakitan, yaitu ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami, contoh seseorang yang berteriak sebelum diberikan jarum injeksi.
6. Kegagalan, yaitu ketakutan yang disebabkan jika apa yang dilakukan menghasilkan kegagalan.
Kekalutan artinya kekacauan.Kekalutan mental adalah suatu keadaan dimana kondisi mental seseorang mengalami kekacauan.Akibatnya seseorang tidak mampu beraktifitas secara optimal sampai kondisi mental Kembali normal.Kekalutan mental juga memiliki gajala-gejala permulaan, seperti:
a) Pada jasmani sering merasa pusing, sesak nafas, demam, nyeripada lambung dan lain-lain.
b) Pada kejiwaan adanya rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu,nyeri dan mudah marah.
Setelah terjadinya kekalutan mental, sesorang dapat mengalami gangguan jiwa jika tidak segera diatasi.Tahap-tahap gangguan kejiwaan yaitu:
1. Gangguan jiwa terlihat dalam kehidupan penderita.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, seperti mundur atau lari.
3. Terjadinya mental breakdown
4. Krisis ekonomi yang berkepanjangan menambah penderita penyakit jiwa
5. Terjadu karena adanya kesalahan dalam proses Pendidikan anak sejak kecil
6. Faktor sosial disekitar penderita.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Kepribadian yang lemah, akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna menyebabkan merasa rendah diri dan lama-kelamaan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
Adanya konflik sosial budaya, akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga tidak menyesuaikan diri lagi.
Cara pematangan batin yang salah, memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.
Proses-proses kekalutan mental yang dialami oleh seseorang mendorong kea rah
a. Positif : trauma (luka jiwa) yang dialami dijawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.Contoh melakukan kegiatan positif seperti rajin bersedekah setelah kejatuhan dalam kehidupan.
b. Negatif : trauma yang dialami diperlarutkan atau diperturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi (tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan).
Setiap manusia yang ada didunia ini pasti akan mengalami penderitaan.Karena penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia yang berarti sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, dimana manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk Bahagia, melainkan juga menderita. Manusia harus optimis tiap mengalami penderitaan karena penderitaan merupakan ujian dari Yang Maha Kuasa.Untuk itu dalam menyelesaikan masalah harus ada perjuangan.Namun dalam perjuangannya pun terbagi atas manusia yang melakukan semaksimal mungkin dan ada juga yang lalai bahkan lari dalam masalah.Penyelesaian masalah adalah terus berusahada berjuang dalam menghadapi tantangan hidupdalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada dan disertai doa kepada tuhan supaya kita bisa terhindar dari segala bahaya dan malapetaka.Manusia hanya berencana tetapi Tuhan juga menentuka.Kelalaian manusia bisa menjadi sumber dari segala penderitaan tersebut.Penderitaan bisa terjadi pada diri sendiri atau bisa orang lain.
Kemajuan teknologi dalam dunia modern saat ini kemungkinan unutk terjadi penderitaan lebih besar, karena adanya teknologi tersebut membuat Sebagian manusia sejahtera dan Sebagian lainnya menderita.Seperti bom nulkir yang dapat merenggut nyawa manusia jika digunakan.Tidak hanya itu, setiap hari kita selalu mendengar penderitaan di berita seperti saluran tv, radio, koran dan lain sebagainya.Media massa sangat berperan dalam menyampaikan berita karena berfungsi sebagai alat unutk mengkomunikasi peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat.Dengan adanya ini unutk mengajarkan kepada masyarakat agar dapat menilai untuk menyikapi masalah dan menentukan sikap antara sesame terutama bagi yang merasa simpati.Tidak hanya itu, penyampaian penderitaan tidak hanya melalui media massa tetapi juga melalui seni, seperti menggunkan lukisan unutk menggambarkan situasi yang dialami yang kemudian para penikmat seni dan masyarakat lainnya dapat mengetahui apa yang dialaminya.Juga masyarakat dapat merasakan penderitaan melalui membaca buku, menyaksikan peran actor atau akris di televisi bahkan hingga mendengar lirik music.Sehingga media penyampaian penderitaan tidak terbatas media massa namun juga seni berperan di dalamnya.
Pada dasarnya penderitaan memiliki sebab-sebab, yaitu:
a) Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia ini dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.Penderitaan ini terkadang disebut juga dengan nasib buruk.Namun nasib ini dapat diperbaiki manusia menjadi baik dengan cara berusaha memperbaiki nasibnya.Salah satu contoh bentuk penderitaan terhapa sesame manusia adalah pembantu rumah yang disekap dan disiksa hingga membuat orang meninggal.Itu membuat si pembantu menderita dan orang yang melakukan perbuatan buruk harus diberi hukuman atas perbuatannya tersebut.Sedangkan contoh perbuatan penderitaan terhadap lingkungan adalah membuang sampah sembarangan yang menyebabkan banjir.
b) Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan.
Penderitaan manusia dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab Tuhan, untuk itu yang perlu dilakukan adalah selalu bertawakal, sabar, optimis dan berusaha unutk keluar dari zona tersebut.Contohnya adalah seorang yang memiliki kekurangan tetapi kedua orang tuanya tetap sabar sehingga anak menjadi kebanggaan orang tuanya.
Orang yang mengalami penderitaan akan memperoleh bebagai macam pengaruh dan sikap dalam dirinya.Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif dan sikap negatif.Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan.Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan timbul sikap keras atau sikap anti.Sedangkan sikap negative merupakan sikap penyesalan karena tidak Bahagia, sikap kecewa, putusa asa dan ingin bunuh diri.Apabila sikap positif dan negatif dikomunikasikan oleh para seniman melalui karyanya maka masyarakat dapat menikmati dan memberikan penilaian, sehingga akan ada perubahan nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan.Dengan cara meninggalkan nilai-nilai yang tidak sesuai dan menggantinya dengan yang baru dan nilai sesuai tetap dipertahankan.
sumber :
http://sahat1ka43.blogspot.com/2012/07/penderitaan-dan-perjuangan.html
http://arizalferdiansyah.blogspot.com/2011/05/hubungan-antara-penderitaan-media-massa.html
Komentar
Posting Komentar